Bandar Lampung — Menjelang arus mudik Lebaran 2026, DPRD Provinsi Lampung mengingatkan masyarakat agar memprioritaskan keselamatan, menjaga kondisi fisik, merencanakan perjalanan dengan matang, serta tidak berlebihan selama perjalanan menuju kampung halaman.
Anggota DPRD Lampung, Abdullah Surajaya, menegaskan bahwa mudik merupakan tradisi tahunan yang harus dijalani dengan penuh kehati-hatian, perhitungan, dan kesadaran akan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Pastikan tubuh dalam kondisi prima, jangan memaksakan diri berkendara saat lelah, dan manfaatkan rest area untuk beristirahat. Perjalanan yang direncanakan dengan baik akan membuat mudik lebih aman dan nyaman,” ujar Abdullah Surajaya, Kamis (26/2/2026).
Ia juga mengimbau pemudik untuk melakukan pengecekan kendaraan secara menyeluruh sebelum berangkat, mulai dari kondisi rem, ban, lampu, hingga kelengkapan dokumen kendaraan. Pemudik juga disarankan menyiapkan kebutuhan darurat seperti obat-obatan, air minum, dan saldo uang elektronik.
“Jangan membawa muatan berlebih, terutama bagi pengendara sepeda motor. Patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas agar arus mudik tetap tertib dan lancar,” tegasnya.
Abdullah Surajaya menekankan pentingnya manajemen waktu perjalanan, termasuk memilih waktu berangkat yang tepat untuk menghindari kepadatan, serta memantau informasi lalu lintas dari instansi terkait.
Ia juga mengingatkan masyarakat merayakan Lebaran secara sederhana dan bijak dalam mengelola pengeluaran.
“Lebaran adalah momen kebersamaan. Kiranya masyarakat bisa merayakan dengan penuh rasa syukur tanpa berlebihan, yang penting berkumpul dengan keluarga dalam keadaan selamat dan sehat,” katanya.
DPRD Lampung berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman dan bahagia.
